Selasa, 12 November 2019

Perangkat lunak bahasa pemrograman

MEMAHAMI PERANGKAT LUNAK BAHASA PEMROGRAMAN Perangkat lunak bahasa pemrograman (language software) merupukan program yang digunakan untuk menerjemahkan perintah-perintah yang ditulis dalam bahasa pemograman ke dalam bahasa mesin (machine languange), sehingga dapat diterima dan di mengerti oleh komputer. Apabila languange software tidak tersedia, maka pembuatan program harus menulis programnya langsung dengan bahasa mesin yang berbentuk bilangan bilangan binary. Suatu intruksi program yang ditulis dalam bahasa mesin dapat berbentuk seperti 000100110010. Tanpa mengetahui arti tertentu dari masing masing baagian dari bilangan binary tersebut secara persis, maka akan sangat sulit untuk mengerti dengan benar maksud dari intruksi tersebut. Instruksi yang berbentuk bilangan binary disebut dengan object code. sedangkan kumpulan dari intruksi intruksi yang membentuk suatu program dalam bahasa mesin disebut dengan object program. Tiap tiap intruksi object codeterdiri dari operation code (op code) dan open and. Penulis program dengan bahasa mesin dirasakan terlalu sulit dan memakan banyak wektu, maka di kembangkan languae software sebagai alternatif penulis program yang lebih mudah. Penerjemah bahasa pemrograman di bedakan menjadi 3 macam yaitu : Asembler adalah program yang digunakan untuk menerjemahkan kode sumber bahasa dalam bahasa rakitan (assembly) kedalam bahasa mesin. Kompiler adalah program penerjemah yang mengonversi semua kode sember selain dalam bahasa rakitan menjadi kode objek. Hasi berupa kode objek inilah yang dapat dijalankan oleh komputer. Proses untuk melakukan penerjemahaan ini biasa disebut kompilasi Interpreter adalah program yang menerjemahkan satu per satu intruksi dalam kode sumber kemudia menjalankan intruksi yang telah diterjemahkan tersebut. Perangkat lunak bahasa pemrogaman (langua software) merupakan program yang digunakan untuk menerjemahkan perintah perintah yang di tulis dalam bahasa program ke dalam bahasa mesin sehingga dapat diterima dan dimengerti oleh komputer. Pada dasarnya bahasa komputer dapat di bedakan menjadi empat maca yaitu : A. Bahasa mesin Bahasa mesin termasuk ke dalam bahasa tingkat rendah (low level language) karena sifat dari bahasa mesin lebih berorintasi pada mesin. Bahasa ini hanya akan dipahami oleh komputer itu sendiri. Bahasa ini berupa kode kode yang terdiri dari sekumpulan angka yang ada dalam komputer yang biasanya diwakili oleh kode. Angka 1(satu) dan 0(nol). Kode ini merupakan sinya elektronik yang memberitahu komputer apa yang harus di kerjakan. Dalam penggunaannya biasanya intruksi ditulis dalm bentuk bahasa pemrograman tadi ke bahasa mesin: B. Bahasa assembly Bahasa pemrograman yang menggunakan bahasa rakitan dan kebanyakan digunakan untuk pengendalian hardware yang diwujudkan dalam pendekatan kata kata sebagai pengganti kode kode B Iner, misal JNZ ( jump non zero ) yang artinya lompatan jika tidak sama dengan nol. C. Bahsa tingkat tinggi (high level languange) Memiliki arti bahwa bahasa ini lebih mudah di mengrti oleh banyak orang karna memang dirancang untuk orang yang awam. Bahsa pemrograman yang termasuk dalam bahasa tingkat tinggi adalah sebagai berikut : Basic (Beginners All- purposes Symbolic Code) Logo COBOL ( common Busness Oriented Language) Pascal Fortran ( Formula Translator) Algol (Algoritma Language) PL/1 (Programming Language) RPG (Report Program Generation) APL ( Aritmathic Programming Language) D. Bahasa pemrograman generasi keempat Bahasa pemrograman generasi keempat meliputi Microsoft Visual Basic, Visual J++,dan Visual C++ yang dikembangkan dari keluarga besar bahasa tingkat tinggi untuk memudahkan pemrograman
Senin, 11 November 2019 MENERAPKAN ALUR LOGIKA DAN PEMROGRAMAN KOMPUTER MEMBUAT ALUR LOGIKA PEMOGRAMAN A. Penyajian atau Penulisan Algoritma Penyajian algoritma secara garis besar bisa dalam 2 bentuk penyajian yaitu tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan pseudocode. Pseudocode adalah kode yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya seperti Pascal, atau C, sehingga lebih tepat digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemrogram. Sedangkan algoritma disajikan dengan gambar, yaitu dengan Flowchart B. Flowchart (Diagram Alir) Flowchart atau bagan alir adalah skema/bagan (chart) yang menunjukkan aliran (flow) di dalam suatu program secara logika. Flowchart merupakan alat yang banyak digunakan untuk menggambarkan algoritma dalam bentuk notasi-notasi tertentu. Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung. Dengan menggunakan flowchart akan memudahkan kita untuk melakukan pengecekan bagian-bagian yang terlupakan dalam analisis masalah. Di samping itu flowchart juga berguna sebagai fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek. Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran: 1) Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat. 2) Jalannya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas. 3) Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END. Berikut merupakan beberapa contoh simbol flowchart yang disepakati olehdunia pemrograman Pengertian Simbol Flowchart: 1. Terminator : Notasi ini digunakan untuk menunjukkan awal dan akhir suatu algoritma 2. Aliran data : Notasi ini disebut Arrow yang digunakan untuk menunjukkan arus data atau aliran data dari proses satu ke proses lainnya. 3. Input / Output : Notasi ini disebut Data yang digunakan untuk mewakili data input atau output atau menyatakan operasi pemasukan data dan pencetakan hasil. 4. Proses : Notasi ini disebut Process yang digunakan untuk mewakili suatu proses. 5. Percabangan : Notasi ini disebut Decision yang digunakan untuk suatu pemilihan, penyeleksian kondisi di dalam suatu program 6. Preparation : Notasi ini digunakan untuk memberi nilai awal, nilai akhir, penambahan / pengurangan bagi suatu variable counter. 7. Predefined Process / Call : Notasi ini digunakan untuk menunjukkan suatu operasi yang rinciannya ditunjukkan ditempat lain (prosedur, sub-prosedur, fungsi) 8. Connector : Notasi ini digunakan untuk menunjukkan sambungan dari flowchart yang terputus di halaman yang sama atau halaman berikutnya. 9. Off page Connector : Penghubung bagian-bagian flowchart yang berada pada halaman berbeda

Pengertian K3LH

K3LH (Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup Pengertian K3LH adalah pengertian tentang Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup pada suatu perusahaan atau instansi lain yang memiliki banyak pekerja atau karyawan.Maksud dari pengertian K3LH adalah memahami dan menerapkan K3LH di setiap perusahaan. Tujuan Tujuan dari program K3LH adalah menciptakan suasana kerja yang sehat, aman dan nyaman. Hal ini menjadikan pekerja dan perusahaan memiliki daya saing yang lebih kuat. K3LH adalah singkatan dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup. 3 Alasan Utama Mengapa Suatu Perusahaan Melaksanakan K3LH - Diwajibkan oleh Undang-undang Tenaga Kerja - Hak asasi manusia - Mengurangi beban ekonomi para pekerja Keuntungan Penerapan K3LH Keuntungan dari penerapan K3LH adalah terciptanya hasil kerja yang optimal, karena suasana kerja yang nyaman akan menghasilkan produksi yang lebih banyak dan lebih bermutu. Jadi program K3LH ini bisa mempengaruhi kuantitas dan kualitas hasil produksi. Perusahaan yang menerapkan program K3LH biasanya mengaplikasikan K3LH di lingkungan perusahaan. Ciri-ciri perusahaan yang memperhatikan K3LH, diantaranya : - Memberikan fasilitas seragam kerja dan sepatu keselamatan (safety shoes) dan mewajibkan seragam dan sepatu keselamatan tersebut untuk dipakai oleh semua pekerja yang terlibat dalam produksi, bengkel dan lapangan. - Memasang atribut K3LH seperti tulisan yang mengingatkan pekerja untuk selalu sadar akan keselamatan, kesehatan dan kebersihan di lingkungan perusahaan. Maksud dari atribut K3LH ini adalah menghindari bahaya atau kesalahan yang bisa berakibat fatal. Maksud lainnya adalah memperhatikan kebersihan di lingkungan perusahaan, untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan bersih. - Memisahkan sampah organik (contoh : sampah dari tumbuhan dan kertas) dan bukan organik (contoh : sampah dari plastik). - Menerapkan K3LH dalam prosedur dan sistem kerja. Manajemen perusahaan mengupayakan para karyawannya dengan memberi petunjuk tentang K3LH supaya para pekerja memahami pengertian K3LH dan menerapkannya. Manfaat dari K3LH Dengan program K3LH, pekerja dan perusahaan bisa menikmati manfaatnya.Perusahaan akan menjadi lebih bermutu dan sistematis untuk berkembang lebih cepat, dan pekerja menjadi lebih aman, lebih sehat dan nyaman.Jika kenyamanan dalam bekerja bisa terwujud, akan tercipta hubungan yang lebih harmonis antara para pekerja dan perusahaan tempat mereka bekerja sehingga menghasilkan produk yang maksimal sesuai misi perusahaan. Pentingnya K3LH K3LH Adalah Hal Penting dalam Pembangunan Usaha Atau Industri K3LH merupakan hal penting dalam membangun industri. Pertumbuhan dan pembangunan industri banyak menimbulkan masalah terhadap manusia di setiap negara. Contohnya adalah kecelakaan kerja, bermacam penyakit akibat kerja, dan dampak lingkungan dari adanya industri. K3LH merupakan hal penting bagi pekerja karena pekerja yang menjadi penggerak industri dan posisi pekerja dalam industri adalah yang utama dari sistim kerja, karena tanpa ada pekerja, tidak akan ada hasil industri. Oleh sebab itu, agar industri bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat dan baik, maka sistem kerja di setiap industri harus diatur dan dirancang dengan memperhatikan K3LH dan para pekerja. Karena setiap pekerja atau buruh mempunyai hak untuk memeroleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral, dan kesusilaan serta perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.